04 November, 2008

Potensi Geotermal Indonesia

Indonesia adalah Negara yang memiliki banyak gunung berapi aktif di dunia, untuk itu Indonesia memiliki potensi akan energi panas buminya (geothermal) ynag tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Potensi energi panas buminya diperkirakan sekitar 20.00 MW oleh pihak Pertamina dan nilai itu pun ada yang mengatakan sebesar 28.000 MW, bahkan potensi geothermal di Indonesia adalah yang terbessar di dunia yaitu 40 % dari potensi geothermal di dunia. Potensi yang begitu besar seharusnya dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh negara untuk memenuhi pemenuhan energi listriknya yaitu sekitar 10.000 MW yang ditargetkan oleh PLN. Memang sangat ironis Indonesia sebagai negara dengan potensi geothermal terbesar masih menganut pembangkit listrik berbahan bakar batu bara dan bahan bakar fosil dan belum lagi permasalahan energi listrik yang sering terganggu akibat pasokan batu bara yang tidak lancar, energi listrik untuk energi geothermal yang termanfaatkan masih sekitar 800 MW (2 % saja). Jika Indonesia lebih serius lagi dengan meningkatkan ilmu pengetahuan, riset, dan pengalihan kebutuhan energinya terhadap energi terbarukan (renewable) Indonesia akan sepenuhnya terpenuhi energi listriknya tanpa menggantungkan energi yang non renewable (bahan bakar fosil).


Besarnya potensi geotermal di Indonesia menarik investor beberapa investor asing yang menawarkan pengembangan energi terbarukan berbasis geotermal yaitu Jerman. Jerman mengembangkan energi geotermal di Indonesia dengan pendekatan hubungan bilateral kedua negara yang pada prinsipnya juga terdapat pertukaran ilmu agar Indonesia lebih maju dari sebelumnya. Jerman menawarkan sebuah gagasan dengan mendirikan pembangkit listrik tenaga geotermal dengan system “Kalina Technology” yaitu sistem pembangkit listrik tenaga listrik yang paling efisien 50% dan proses produksi yang rendah yaitu 30 %. Investasi yang dibutuhkan sangatlah besar yaitu sebesar 38 juta euro untuk sistem yang satu ini tetapi biaya per kwh nantinya akan sangat murah yaitu sekitar 4 -10 cent euro.


Tidak ada komentar: