22 Februari, 2013

Tiga Logam Terkuat Di Dunia

Logam apa yang menjadi logam terkuat di dunia? Jawabannya para ahli masih memperdebatkannya hingga saat ini. Kontroversi ini masih berlanjut hingga saat ini karena tidak ada satupun logam yang memenuhi kriteria sempurna penilaian “terkuat”. Jika salah satu logam dikatakan memiliki densitas / kerapatan tinggi maka logam yang lain memiliki kekeautan tarik tertinggi. Bagaimanapun juga terdapat tiga nominasi logam terkuat di dunia yaitu Tungsten, Osmium, Titanium.

Logam Tungsten
Tungsten
Tungsten : Logam dengan warna abu-abu, Tungsten biasanya terdapat dalam bentuk campuran yang terdapat di dalam beberapa elemen kimia. Tungsten memiliki kepadatan sangat tinggi dan 19,3 kali lebih padat daripada air dan 71% lebih padat daripada timah. Logam tersebut juga memiliki kepdatan sedikit di atas uranium. Karena kepadatannya yang begitu tinggi maka material logam ini sangat keras. Sifatnya yang brittle (mudah rapuh) sehingga sulit sekali digunakan untuk pengerjaan logam seperti bending, dsb. Tungsten banyak diaplikasikan utmanya sebagai alloy (paduan) pada logam beberapa aplikasinya antara lain : filamen pada lampu, peluru tajam penjebol baja, mata bor, dsb.

Logam Osmium
Osmium
Osmium : Osmium merupakan logam transisi satu kategori dengan Platinum, logam ini dianggap sebagai salah satu logam terpadat yang terdapat di alam. Osmium memiliki kepadatan 2 kali timah, dengan kepadaran 22.59 g/cm3. Logam ini berwarna abu-abu dan terkadang berwarna abu tua. Sifatnya hampir sama dengan Tungsten memiliki kepadatan tinggi, kekerasan yang tinggi, dan titik lebur yang tinggi pula. Karena sidatnya tersebut logam osmium jarang diaplikasikan.

Logam Titanium
Titanium
Titanium : Memiliki kepadatan lebih rendah daripada tungsten dan osmium. Namun logam Titanium merupakan logam yang memiliki kekkuatan tinggi, kelenturan tinggi, resistan terhadap korosi, dan titik lebur 1650oC atau 3000oF. Kekurangan logam ini adalah sulit menghantarkan listrik dan panas (konduktor jelek). Warna logam ini adalah abu-abu dengan tensile streng (kekuatan tarik) 63.000 psi. Aplikasi logam titanium banyak digunakan pada aplikasi kedokteran, pesawat SR-71 Blackbird Amerika terbuat dari 70 % Titanium, dan lain sebagainya. 

2 komentar:

Anonim mengatakan...

proses alloy itu yang melelehkan logam lalu dituangkan pada logam lain ya,fungsinya memperkuat benda logam atau apa ya?

Selens Seren mengatakan...

www.seasonbet77.com
http://198.50.133.242
Agen Judi | Agen Bola | Agen Sbobet | Cara Daftar Sbobet | Cara Daftar Agen Judi | Agen Casino Online |

Agen Sbobet
Agen Judi
Agen Bola
Agen Judi Online
Agen Casino
Prediksi Bola
Agen Tangkas
Agen Poker
Agen IBCBET
Agen 1sCasino
Cara Daftar Sbobet
Cara Daftar Agen Judi