22 Desember, 2013

Lasik : Operasi Laser untuk Mata

Lasik : Operasi Laser untuk Mata
Operasi Lasik pada Mata

Mempunyai mata minus atau plus tentu kadang membuat kita kerepotan selalu menggunakan kacamata untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Penggunaan kontak lens juga terkadang membuat pemakainya kerepotan untuk membersihkanya sehari-hari. Namun ilmu kedokteran mata semkin modern hingga saat ini telah ditemukan metode jitu untuk mengatasi masalah mata rabun yaitu dengan metode Lasik.

Lasik merupakan kepanjangan Laser In Situ Keratomileusis yaitu metode operasi menggunakan laser untuk memperbaiki struktur kornea mata dengan menguapkan jaringan tisu mata yang rabun. Metode keratomileusis ini pertama kali diperkenalkan oleh ilmuan Spanyol - Jose Barraquer pada tahun 1950, kemudian dilanjutkan dengan Mani Lal Bhaumik yang mengadaptasi teknologi laser untuk pembedahan pada tahun 1973 dan mendapatkan paten untuk metodenya sehingga metode Lasik dapat diterima kalangan dokter dan masyarakat hingga saat ini.



Berikut ini keuntungan metode Lasik :
- Sebanyak 96% pasien merasakan perbedaan penglihatan yang sangat jelas    setelah di Lasik
- Metode lasik hanya menghasilkan sedikit rasa nyeri
- Penglihatan sedikit mendekati penglihatan mata normal
- Tidak ada perban yang menutupi kelopak mata setelah operasi
- Koreksi penglihatan dapat dilakukan setahun sekali seiring umur yang 
  semakin menua
- Tidak lagi menggunakan kacamata

Kerugian dari metode Lasik :
- Perubahan terhadap kornea mata tidak dapat dikembalikan seperti awal
- Operasi Lasik sangat kompleks perlu tenaga ahli

Beberapa efek samping 24 – 48 jam setelah operasi Lasik :
- Penglihatan kabur
- Halusinasi
- Mata kering

Tidak ada komentar: